Bermain Diluar Atau Didalam Ruangan

Bermain diluar atau didalam ruangan perlu untuk anak-anak,bahkan beberapa permainan ada yang sebaiknya dilakukan diluar ruangan. Semua tergantung dari keinginan anak, kondisi anak, ataupun tergantung cuaca. Tentu kita tidak ingin anak berada diluar untuk bermain ketika cuaca sedang buruk bukan?

Beberapa permainan yang dapat dilakukan diluar diantaranya adalah bermain sepeda, bermain layang-layang, berlari atau kegiatan fisik lainnya yang membutuhkan ruang yang luas. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan ketika bermain diluar ruangan:

1. Keamanan Lingkungan
Sebagai orangtua kita tentu lebih memahami bagaimana kondisi lingkungan sekitar rumah kita. Aman dalam artian tidak terlalu banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang. Bagi yang tinggal dipinggir jalan raya tentu saja tidak memungkinkan untuk bermain dilingkungan sekitar rumah.

2. Adakah taman bermain?
Bagi yang tinggal di kompleks perumahan yang mempunyai taman untuk berolahraga atau bermain sepertinya lebih aman bermain di taman. Hindarkan anak bermain dekat dengan titik-titik berbahaya seperti dekat semak berduri, kolam, trotoar atau tembok yang terlalu dekat dengan arena bermain. Perhatikan pula faktor kebersihan, taman yang banyak sampah atau kotoran tentu tidak layak dijadikan tempat bermain untuk putra putri anda.

3. Alat bermain yang layak pakai
Perlu diperhatikan faktor alat bermain yang layak pakai. Sebenarnya ini cukup mudah untuk dikenali. Bila terbuat dari besi, apakah tidak karatan? Adakah ujung yang runcing yang dapat melukai anak ketika sedang bermain. Kita dapat meraba alat permainan tersebut dengan tangan kita untuk memastikannya. Untuk perosotan, apakah tidak terlalu tinggi? Jangan membiarkan balita bermaindengan perosotan yang terlalu tinggi.

Untuk bermain didalam ruangan perlu diperhatikan hal-hal berikut:

1. Pintu dalam keadaan tertutup.
Ketika anda sedang berada didalam rumah dengan sikecil, perhatikan bahwa pintu dalam keadaan tertutup. Pintu terbuka akan dengan mudah membuat anak lari kejalan.

2. Jauhkan benda-benda mudah pecah dan tajam dari jangkauan anak.
Bila anda senang mengoleksi benda-benda yang terbuat dari bahan mudah pecah seperti keramik, lebih baik benda tersebut pindahkan ketempat yang jauh dari jangkauan anak atau bahkan menyimpannya didalam lemari yang terkunci.

3. Perhatikan furniture rumah anda
Kursi yang tidak stabil atau terlalu ringan dapat membuat anak terjatuh ketika anak akan mendudukinya.

4. Tangga
Hati-hati dengan tangga! Lebih baik anda membuat pintu khusus yang dapat menghalangi tangga sehingga si kecil tidak dengan mudah naik keatas tangga. Umumnya anak yang sudah pernah naik tangga akan senang berjalan bolak-balik naik turun tangga.

5. Listrik dan Peralatan elektronik
Simpanlah peralatan elektronik ditempat yang aman, jauh dari jangkauan si kecil. Tutuplah lubang listrik supaya si kecil tidak bermain-main dengan listrik dan peralatannya.

Uraian diatas hanyalah sebagian saja dari hal-hal yang harus diperhatikan oleh orangtua atau pengasuh ketika anak hendak bermain. Tentulah orangtua lebih tahu daerah mana yang harus dihindarkan atau dijauhkan ketika anak hendak bermain. Namun yang lebih penting adalah pengawasan orangtua atau pengasuh ketika anak bermain sehingga anak dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tags: , , , ,

Leave a Reply